Pages

Lampion Kardus

Hai hai sahabat blogger gimmana kabarnya...sehat semua kan...
lama ga ngepost juga rupanya si firul ini
ya selain banyak kerjaan di dunia nyata, dan berbagai masalah memaksaku harus memilih mana yang terpenting.
Kali ini aku akan berbagi sedikit syair  puisi yang tercermin dari kisah ku...
oke tanpa berlama - lama ini dia LAMPION KARDUS...


LAMPION KARDUS

Malam itu aku ingat...
Dengan rintik hujan mengguyur raga
Ku datang padamu dengan membawa tiga buah benda yang ku janjikan waktu itu
Tanpa kaupun tahu.

Malam itu aku ingat...
Kau datang menyambutku dengan simpul senyum mu
Dengan keadaan biasa saja dan ada bekan pulir nasi di bibir mu.

Malam itu aku ingat...
Kita berbagi cerita masing - msing
Dengan selingan candaan ringan
Yang tercipta kala ruang tamupun senyap.

Aku masih ingat...
Saat kau tinggal masuk kedalam rumah
Aku pun mengeluarkan tiga buah benda yang kubawa
Ku letakkan di atas meja ruang tamu untuk menyambutmu saat kau kembali.

Aku pun masih ingat...
Saat kulihat kejut diwajahmu kala kau melihat tiga buah benda yang ku janjikan padamu ada dalam pandanganmu waktu itu
Dengan segera terlukis senyum manis dibibir mu
"Terima Kasih", dengan senyum indah mu ku dengar kau berucap.

Aku masih ingat pula...
Sebelum kepulanganku, kau usap lembut wajahku dengan penuh kasih
Setidaknya itu yang kurasakan kala itu
Sekali lagi kau berucap "Terima Kasih", dengan kembali kau lemparkan senyum itu.

Tahukah kamu...?
Malam itu aku bahagia
Setidaknya dengan sebuah kesederhanaan, aku memiliki malam yang indah bersamamu.
Terima Kasih untukmu
My Little Angel... 

#firul
READ MORE - Lampion Kardus

Rasa Yang ...?

Rasanya sudah tak ada kata lagi yang bisa terucap untuk kisah ini. Kisah yang selalu sama terasa setiap kali ku pijakkan memori ini. Tak habis pikir dan tak bisa ku mengerti alur pikirmu. Setiap kali ku coba mengerti semakin jauh rasanya jawaban itu. Ingin rasanya lepas sejenak namun tak bisa. Setiap kali raga ini letih namun keyakinan selalu menguatkan tentang apa yang sedang ku daki. Bila saja kau tahu rasa ini, mungkin aku takkan sedalam ini larut dalam kehidupan yang tak asli lagi terasa. Apa salahnya jika saja kau perhatikan langkah ini, langkah yang selalu tertuju pada sosokmu dan kaupun semakin membayang.

Selepas dari kegalauan hati ini, ingin rasanya tak percaya lagi. Tak percaya dengan semua kata-kata indah yang terucap tersimbol "cinta". What the meaning this word...?, dan aku tak pernah menemukan tanda jawab darinya. Hanya saja hati ini lelah dan luluh oleh rasa yang semakin mendekap paksa, memaksaku untuk terus menari dalam alunan nada menjerat. aku bahkan tak mengerti sedang apa rasaku dalam kehidupanmu, tersampaikan kah...? atau hanya lalu lalang dalam bayanganmu hanya karna tak mampu bertahan dengan sikap yang kau tandakan.

Semua hanya angan kurasa agar kau mau mengerti diri ini. aku tak yakin mampu dan aku tak yakin bisa, namun entah mengapa enggan rasanya meninggalkan. Kamu yang selalu ada dalam setiap langkah, setiap doa dan waktu yang ku jalani, tak pernah ingin tahu tentang apa yang ku lakukan untuk semuanya. "apakah begitu pentingnya dirimu dalam kelanjutan aksiku...?", sampai sekarangpun aku tak mampu meyakinkan jawabanku sendiri, tiada opsi yang tergambar dalam setiap tanyaku.

#firul
READ MORE - Rasa Yang ...?

JEJAK PATAH HATI

Inilah kita yang begitu jauh dari langit
Tampak seluruh dunia dan bagaimana kisah ini akan berakhir
Melewati salju dan gunung lunak yang pernah kita daki
Kini kita telah menemukan cahaya yang akan menuntun kita hingga berakhir
Melewati curahan hujan yang telah kita lewati jauh dan luas
Dan melewati kegelapan yang tergelap

Bintang di langit yang bersinar terang
Melewati matahari dan hujan musim dingin yang akan turun
Semua hidup kita yang telah kita nantikan demi sebuah tanda panggilan
Kita berjalan bergandengan di dalam mimpi dan waktu yang abadi
Bagaimana kita tahu ketika kita telah meninggalkan hidup ini?

Menatap hidup dengan mataku
Benci, Ketakutan, dan Luka
Ada perasaan yang terkubur di dalam ketika hati dalam kegagalan

Terbang jauh melewati Jalan Sunyi di masa lalu
Tutup mata kita untuk melihat cahaya di hari yang paling cerah
Dan kita akan kesepian ketika waktu tak bisa menyembuhkan
Dengan jejak hati yang terluka kini terbang bebas

Sekali lagi kita melewati jalan sunyi ini
Ada waktu yang kita sebrangi melalui hujan dan dingin
Kita tersesat di dalam kenangan yang telah kita lupakan
Bermimpi lagi, jeritan rasa sakit yang tiada akhir
Hidup dipenuhi dengan kekosongan

Rasa takut itu kembali lagi
Mencari keabadian yang tak dapat kau lihat
Tenggelamkan pikiranmu ke dalam rasa sakit

Godaan terakhir akan tersisa untukku
Ketika aku melihat air mata yang kau jatuhkan
Ketika aku mendengar kebohongan yang kau ucapkan
Ketika aku melihat ciptaanmu yang gagal di mataku
Apakah ini alasan atas semuanya?

Ku tak tahu tentang semuanya
Semua terjadi tanpa jejak
Dan berlalu tanpa kata terucap
Dengan jejak hati yang terluka kini terbang bebas
READ MORE - JEJAK PATAH HATI

Sajak...#2

KU MASIH DI SINI

Ku terduduk
Sendiri disini
Menatap luas arah angin berlari
Ku menunggu
Datangnya kabar angin menari
Hadirmu disini
Saat sepi merayap menepi
Aku tahu
Aku hanyalah setumpuk ranting
Yang perlahan kering lapuk terurai musim
Aku sadar
Bukan apa apa bagimu disana
Bagai hembus angin lalu
Yang melewati arus waktu merambat
Namun aku disini
Masih disini
Persetan dengan gemuruh raguku
Masih disini
Menanti hari bahagia hadirmu disisi

Firul…_
READ MORE - Sajak...#2

Sajak...#1

W A K T U
Waktu…
Waktu ku
Waktu mu
Tak lagi mampu

Menyatu…
Temukan
Sang waktu
Kita berdua…

Hanya satu inginku
Hanya satu pintaku

Dengarkanlah kasih ku
Ku ingin dekat mu
Bersama…
Habiskan waktu

Mengertilah sang waktu
Ku ingin bersanding
Berdua…
Sebelum waktu

Memisahkan…
Jarak kau dan aku
Hanya satu inginku
Hanya satu pintaku
Inginku jalani waktu bersamamu
Walau sejenak dan sirna
Firul…_
READ MORE - Sajak...#1

TERUNTUK DIRIMU..._#5

Teruntuk dirimu…
Yang selalu hadir dalam langkah ini
Langkah yang selalu menuntunku dalam kesunyian
Tenggelamkan aku dalam lautan kerinduan
Jauh dalam dasar palung nestapa
Ingin ku katakana padamu wahai kasih
Suatu kata melukiskan resah ku
Suatu kata yang membekaskan rinduku
Suatu isyarat yang sunyi
Dapatkah kau mendengar kasih…?
Sanggupkah kau membacanya kasih…?
Mampukah kau memahami kasih…?
Setiap rindu yang tertimbun
Setiap kasih yang mengalir
Setiap rasa yang tergaris
Hanya padamu…
Tak tahu kemana perginya
Tak terlihat kemana lenyapnya
Bahkan tak terbekas jejaknya
Setiap kasih yang kau beri
Setiap rasa yang kau tuang
Setiap rindu yang kau sampaikan
Dulu…
Setiap detik selalu saja bayangmu
Setiap menit selalu tentangmu
Setiap jam selalu bekasmu
Dan setiap hari selalu dirimu
Dirimu yang selalu ku rindukan
Kehadiranmu yang selalu ku nantikan
Dalam singgasana kangenku
Mengertilah…
Pahamilah…
Resapilah…
Aku disini menginginkan hadirmu
Dalam jengkal kesunyian yang menyesatkan ku
Teruntuk dirimu…
Aku rindu…


End…_
READ MORE - TERUNTUK DIRIMU..._#5

TERUNTUK DIRIMU..._#4

Teruntuk dirimu…
Tak pernah lelah ku mencari
Tak pernah henti ku salami
Sesulit apa perasaan yang kau rasa
Sedalam apa hati yang kau tanam
Aku tak pernah letih tuk menggali
Sesuatu yang selalu membayang
Walau tak pasti…
Ku terus saja masuk dalam dimensi mu
Terus dan terus mendalam
Dalam…
Dalam…
Semakin dalam
Tenggelam sebuah tanya
Tergenang sebuah harapan
Aku tak tahu
Tak tahu harus bagaimana langkah ini
Sejenak saja ku terdiam
Sebentar saja ku terpaku
Rindu yang semakin rindu
Kangen yang begitu kangen
Menggunung tanpa bukit terbentuk
Tak tahu akan ku kemanakan
Tak tahu pada siapa kan ku sampaikan
Serasa dirimu semakin menjauh
Menjauh pergi dari pandanganku
Walau nyata kau tak pernah beranjak
Dengan cara apa ku bisa katakana
Dengan bagaimana ku bisa sampaikan
Hati ingin sederhana saja
Namun…sulit tuk bergerak
Ajari aku…tolong…
Carakan aku mengenalmu
Memahami zat mu yang selalu saja melambaikan rasa
Aku kacau tanpa mu
Kan sangat kacau bila tak ku dengar tentangmu
Terlihat bodoh ku tersudut
Dalam kotak rasa yang semakin maya
Aku hanya ingin kau tahu
Teruntuk dirimu…
Aku menanti…


To be Continued…_
READ MORE - TERUNTUK DIRIMU..._#4

SEKILAS KATA KU

Hai pembaca blog yang masih setia pantengin layar di firulngeblog.blogspot.com
Ya...walupun isinya ngga penting-penting banget sih



Namun inilah isinya yang kebanyakan Gelisah dan Galau....yah itu memang kehidupan yang aku alami....
 
 
Okey,,,kali ini saya akan share sedikit kata-kata yang ingin aku tuangkan dalam blog ini...
Langsung saja yah....


Jangan berusaha untuk di kejar
Karena itu tidak formal
Berhentilah dan temukan arti
Bersama dengan sebuah pengertian

Jika ia tak memasang dirimu dalam sosmed
Mungkin ada alasan yang lain
Karna kamu bukan sebuah pajangan
Atau memang kamu bukan masuk dalam daftar prioritasnya

Dalam hidup, kita dapat mengerti sebuah arti
Arti untuk kehidupan yang bisa saja menyenangkan
Namun percayalah
Semua kan tetap terjawab walupun menyakitkan

Sejak kecil aku suka main layangan
Namun setelah dewasa aku tak ingin lagi
Bukan karna terlihat seperti anak kecil
Namun aku tahu sakitnya ditarik ulur

Aku juga hobi memancing
Namun lama kelamaan aku bosan
Bukan karna tak dapat ikan
Tapi aku sadar betapa lelahnya menunggu yang tak pasti

Aku tahu
Jemuran itu telah kering maka aku angkat agar tak tergantung
Karna aku tahu
Sakitnya di gantungin terus

Jangan pernah mengeluh akan suatu hal
Yang mungkin sedang kau cari
Karna kau akan merasakan
Nikmatnya sebuah perjuangan


Itulah sedikit kata-kata yang mampu aku share hari ini
Terus pantengin dan tunggu nada yang terbaru dari firulngrblog.blogspot.com ini ya
Thank's...
READ MORE - SEKILAS KATA KU

Ucapan Kekesalan

Selamat sore semuanya...
Sedikit kata disore ini
Sore yang penuh dengan ketenangan
Kedamaian dan ngga ketinggalan kesepian juga
Yah kesepian....
Sesaat keramaian datang dan lekas pergi sekejap
Datang penuh harap dan pergi tinggalkan sunyi
Aku sebenarnya tak suka kesepian, namun situasi yang membuatku terbenam dan perlahan menikmatinya
Hmmmmm....kesal juga tiap hari harus merasa seperti terkurung dalam penjara sepi
Harapkan hanya satu saja tak usah semua....mampu mengerti dan pahami
Selama pencarianku tak kunjung ku temui, sampai detik ini
Aku berfikir, sebegitu susahkah untuk memahamiku...?
Kadang muak benci kesal dengan keadaan ini, namun harus tetap ku jalani...
Aku adalah materi yang tak butuh waktu lama untuk memahami orang lain, tapi mengapa tidak dengan mereka yg aku mengertikan kondisinya...?
Bertanya dan terus bertanya dalam langkah yg semakin rapuh
Capek...capek sekali rasanya...
Lelah dan begitu lelah rasaku
Andai saja....
Aaaaa....sudahlah, rasanya tak kan ada yg mampu mengerti....
READ MORE - Ucapan Kekesalan

TERUNTUK DIRIMU..._#3

Teruntuk dirimu…
Tengah malam yang beranjak sunyi
Tinggalkan sepercik tanya dalam hati
Dalamkan sunyi sepi menerpa
Tanggalkan semua anganku tentang semua rasa
Rasa yang perlahan terkikis
Oleh waktu yang semakin sirna
Tak tahu ku berjalan
Tak pasti ku melangkah
Semua masih sama tanpa perubahan
Bulan bintang mulai pancarkan sinar indahnya
Di tengah malam yang makin bercahaya
Terjaga aku dalam sebuah media
Media tiga dimensi yang mengekang
Sungguh sungguh mengikat
Hingga ku tak mampu beranjak
Walaupun mati rasaku
Walaupun mati dalam hidup
Rasaku tetap utuh padamu
Malam semakin larut
Berganti waktu menjelang fajar
Rintik kristal air mulai meradang malam
Malam yang awalnya indah berubah kelabu
Seiring rinduku yang semakin menggunung
Rindukah dirimu selalu
Terfikirkah olehmu melangkah
Terjalinkah hatimu dalam sukma
Aku tak pernah tahu
Karna bagiku itu rahasiamu
Rahasia yang tak seorangpun tahu termasuk diriku
Dalam sukma menjelang rapuh
Ku sandarkan raga dalam harapan yang masih melekat
Teruntuk dirimu…
Jangan tanya mengapa
Karna belum ku temukan jawabnya…



To be Continued…_
READ MORE - TERUNTUK DIRIMU..._#3

Mom's Day

Sedikit kata untuk hari ini
Sedikit ucapan untuk waktu ini
Waktu yang bahkan belum cukup
Melukiskan kisahnya
Yang begitu erat bertahan
Memperjuangkan kasih sayangnya
Teriris luka tak mampu menangis 
Tersakiti mampu menahan 
Engkau slalu membalas senyuman mu untuk ku
walaupun rasa sakit itu pedih
Kau slalu menyembunyikan dari ku. 
Engkau kuat. Sabar. Dan tegar 
Tak ada yg mampu mengalahkan kehebatan mu 
Dialah ibuku. Ibu yg telah melahirkan ku. Dan merawat ku
Hingga aku sudah dewasa
Ibu ....
Engkau nafas ku 
Engkau rintihan jiwa ku 
Engkau adalah batinku
Terima kasih ibu atas semua yg kau perjuangkan selama ini demi ku
I love you mom
READ MORE - Mom's Day

TERUNTUK DIRIMU…_#2

Teruntuk dirimu…
Yang selalu singgah dalam sanggar nurani 
Tak terelakan jika semua terjadi
Tak terbendung sudah tumpah
Semua rasa yang teramat sangat dalam
Pada relung
Pada palung batinmu
Mungkin…
Tak berarti bagimu
Tak berharga bagimu
Tak nyata bangimu
Namun…
Semua telah terlanjur terlukis dalam kanvas angin
Yang perlahan menghantarkan lukisan hati
Pada dirimu
Meski kau tak perduli
Meski kau tak sadari
Meski kau menyangkal
Tak dapat ku sangsikan
Sukma ini telah bersemayam jauh dalam kasihmu 
Aku tak pernah berfikir ini bodoh atau nalar
Masuk akal atau tidak
Nyata atau maya
Atau hal baik dan buruk lainnya yang saling bertentangan
Aku tak pernah berakal seperti itu
Yang kurasa dan ku tahu…
Inilah naluriku…
Untuk bersandar selalu pada tiang langit
Yakinkan selalu untuk merasa berarti
Dalam kehidupan yang tak lagi sama
Sedalam apa kau tusuk
Selebar apa kau gores
Sebesar apa kau sakiti
Aku takkan merasakan hal itu
Karena setiap kali tanpa kau sadari
Kau melakukannya
Aku tak merasakan semua itu
Hanya satu hal yang terasa
Aku sunyi tanpamu
Teruntuk dirimu
Yang selalu mendekap rinduku dalam kalbu


_..To be Continued
READ MORE - TERUNTUK DIRIMU…_#2

TERUNTUK DIRIMU…_#1

Teruntuk dirimu…
Bulan purnama dalam deras
Yang selalu bersemi dalam gelap
Terus memikat dan kau tinggalkan
Tak ada satupun niat untuk membuatmu kecewa
Hanya saja aku selalu kacau bila tak ada kamu
Aku mungkin bukan apa-apa
Dan terlebih bukan siapa-siapa
Namun…
Semua tak pernah ku pastikan
Mengapa aku begini
Semua terjadi di alam fana yang berhembus mesra
Mengalir ke dunia nyata
Aku tak tahu arti apa aku bagimu
Dalam hati bertanya benarkah ini sosokmu
Yang selama ini ku damba
Benarkah ini dirimu yang selalu ku rindu
Benarkah semua ini bayangmu
Yang selalu mendampingi mimpiku
Hati serasa kehilangan namun tak pernah memiliki
Itulah rasaku teruntuk dirimu 
Tak bisa ku sangkal
Tak bisa berdalih dari semua tragedi yang ada
Hanya bisa bertahan bersabar
Menerjang batu karang di tengah samudra
Hingga akhirnya terkikis dan luntur
Dalam lautan kesabaranku
Ini mulutku yang bercakap
Ini hatiku yang merasa
Ini ‘ruh’ ku yang masih tetap menemani
Raga yang kian rapuh terkikis sunyi


_..To be Continued

READ MORE - TERUNTUK DIRIMU…_#1

Hari Sabtu

MENJELANG SABTU MALAM
Suasana siang yang mulai tertutup awan mendung, paling cocok buat ngopi sambil santai dan pastinya sambil bikin artikel tulisan tentang keseharian kita semua. Sejenak lupakan tugas keseharian  yang memang sering kali menyudutkan pikiran kita ke suatu kotak yang semakin mendesak untuk di selesaikan. Dan kali ini aku akan membahas suatu hal yang memang selalu membuat kita semua merasa bingung dan kesal, yah terutama untuk aku sendiri.

Hmmmmm apa ya…? Pernah nggak sih kalian merasa sangat tak di anggap dan menjadi korban cuek dari orang yang kita anggap penting…?, ya misal dari segi keluarga, sahabat atau bahkan dari orang yang selalu saja terbayang dalam pikiran kita. Kesel juga sih jika semua yang kita lakukan tak pernah ada tanggapan sama sekali dan akhirnya berlalu begitu saja tanpa bekas. Tapi kita tak bosannya melakukan semua itu hanya untuk membuat hal tersebut memperhatikan kita, ya agak kurang adil dan terkesan sedikit memaksa serta naïf juga sih, pasalnya kenapa kita harus susah payah berbuat suatu hal yang pada akhirnya kita sendiri tahu bahwa itu suatu hal yang sia-sia saja. Pada dasarnya semua tak ada yang sia-sia sih, ya tergantung diri kita yang menyikapinya, yang penting semua itu jangan terbawa dengan kata emosi yang dapat menghancurkan segalanya, keep calm guys.

Seperti yang ku alami saat ini, selalu dikesampingkan dan itupun berlangsung dan terus berlangsung layaknya air dilautan yang terus bergelombang, kadang tinggi kadang rendah terkadang juga sangat tenang. Hmmmmm capek juga rasanya, bukan menyalahkan keadaan sih memang aku nya yang ga terlalu bisa akrab dengan suasana kehidupan, sulit beradaptasi dan selalu menuju pada sudut pandang kesepian. Aku tak meminta banyak sebenarnya, hanya satu hal yang aku ingin ada yang bisa mengerti tentang suasana harian ku, nggak perlu banyak cukup satu orang saja itu dah lebih bagiku. Memang terdengar memaksa sih, tapi itulah sebuah keinginan ku yang sampai saat ini belum tersampaikan dan terbilang jadi. Sampai detik ini aku masih mencari dan terus mencari, tanpa lelah ku berhenti mencari sebuah kata yang mampu menjawab semua resahku. Yah mungkin saja belum waktunya aku mendapat jawaban pasti itu, namun setidaknya aku telah berjuang mendapatkan apa yang aku ingin. Ehhh…tunggu dulu, sebenarnya tulisan ini mengarah kemana sih…?(merunduk bingung), Hahaha…bingung ya…? Orang yang ngetik aja lagi pusing apalagi hasil ketikanya…hahahahaha :-D.

Hari sudah berganti lagi pada nama yang menunjukan sebuah  hari dimana para pemuda kebanyakan melancarkan harinya bersama orang yang disayang, yah hari Sabtu. Berbeda denganku yang selalu saja melaluinya dengan hal yang terkesan jadul, yah hanya duduk duduk rapi di sebuah tempat yang selama ini memenjarakan aku, bukan tak punya yang disayang, namun memang tak pernah ada kegiatan, palingan juga diem, gitaran, ngopi, tiduran dan nonton film lewat jendela laptop atau komputer. Sebenernya sih kalau rencana juga ada, namun susah terealisasikan. Itulah sebabnya selalu sama saja dan tak ada yang berubah pada hari itu tiba. Kalu menyedihkan sih nggak ya, cuma ngga ada variasi saja, yah gitu gitu aja. Sebenernya ga masalah juga dan ngga begitu berpengaruh besar jika kita semua melakukan hal  atau tidak dihari itu. Yang penting tetap merasa enjoy nyaman, itu yang terpenting.

Terbilang sederhana atau ngga punya modal terserah kalian yang menilai. Lebih sering kulakukan setiap harinya dengan bersantai apalagi pas sabtu malam begini, yah nanti malam maksudnya. Dengan membuat suatu acara ngopi bareng dengan satu atau dua teman juga ga masalah, toh biasanya juga sendirian, hanya dengan bermodal gelas, air panas, gula, camilan seadanya dan dua atau tiga kopi sachet yang hanya tiga ribu rupiah, sudah cukup untuk bersantai dengan sejumlah sahabat atau orang yang ada di dekat kita, sambil ngobrol ngalor ngidul atau bermain gitar, rasanya sudah cukup kalau bagi saya untuk bersantai, ngga tahu kalau bagi kalian. Yah setiap orang kan punya cara masing-masing untuk mengisi akhir pecan mereka. Inti dari semuanya adalah sebuah kenyamanan dan kedamain setelah beberapa hari ditekan dengan tugas-tugas yang ngga penting dan belum lagi tugas kehidupan yang selalu saja membuat lipatan otak kita bekerja lima kali lebih keras dari biasanya.

Bagi yang jomblo mungkin kebanyakan dari kalian berbuat hal yang sama dengan apa yang aku ketikkan diatas tadi, tapi mungkin beda dengan orang yang sudah laku, pasti mereka sudah mempunyai suatu rencana yang pasti akan dilakukan berdua dengan yang terkasih, atau mungkin sama juga dengan hal yang biasa aku lakukan, lantaran ngga punya modal atau nggak dibolehin keluar sama ortu , atau mungkin juga lagi ada yang LDR dengan kekasihnya. Yah memang suasana tak selalu sama dengan apa yang kita rencanakan, kita sudah membuat suatu acara sedemikian rupa tapi ada saja kendala yang nyangkut ikut nimbrung dalam rangkaian rencana, entah hujan, atau tersandung dengan berbagai alasan yang ngga bisa ditinggalkan, alasan  yang paling mendadak itulah yang mengerikan. Selama kita masih punya naluri dan nggak buntu, kita bisa kok buat hari yang gagal menjadi suatu yang di luar dari keberhasilan, tergantung kreatif pikiran kita juga sih.
Yang saya tekankan, jangan berhenti apalagi mundur pada satu rencana atau titik dan terpaku terus sambil berpikir bagaimana bisa terlaksana bila rencana itu gagal. Ganti dengan pikiran yang lainya, yang pasti dengan hal positif ya,  jangan berlampiaskan pada rumah orang yang kalian bakar, hahahahahha, bisa lain cerita nanti.

Sebernarnya masih banyak yang ingin aku bagi dengan kalian semua, tapi aku dah kehabisan kata-kata nih, mau ngomong gimana lagi juga bingung, hehehe wajar orang tua labil. Yang terpenting jalani harimu apalagi hari yang seperti sekarang dengan real original cara kalian sendiri, pasti akan lebih berkesan dan nyaman.

__SELAMAT HARI SABTU MALAM NANTI__



READ MORE - Hari Sabtu
 

Most Reading

@Arqhi_90

Diberdayakan oleh Blogger.